QT TUTORIAL 1

0 komentar
Pernah mendengar istilah Qt?
Bagi anda yang sering bermain dengan Linux, mungkin istilah ini sudah tidak asing lagi.
Qt adalah sebuah SDK atau Software Development Kit berbasis C++ dikelola Oleh Nokia (lih: http://www.qtsoftware.com/). Qt dikembangkan untuk membangun applikasi Cross-Platform berbasis GUI maupun Console. Beberapa platform yang didukung oleh Qt antara lain yakni Windows, Mac, Linux/X11, embedded Linux, Windows CE dan S60. Sehingga dengan mengunakan Qt, anda bisa membuat applikasi dimana saja dan dapat mengompilasinya dimanapun juga tanpa harus merubah ulang Source Code program yang anda buat.
Qt SDK telah disertai dengan UI framework, library, GUI Designer, Cross-platform IDE (Qt Creator) dan Cross-platform build tool. Untuk bisa mendapatkan Qt, anda perlu mendownloadnya di http://www.qtsoftware.com/downloads.
Untuk perkenalan pertama dengan Qt, kita akan mempelajari bagaimana mengimplementasi C++ dengan menggunakan Library Qt untuk membuat aplikasi GUI sederhana. Perhatikan contoh aplikasi “Hello Qt” berikut ini:
1  #include 
2  #include 
3
4  int main(int argc, char* argv[]) {
5    QApplication app(argc,argv);
6
7   QLabel *label = new QLabel();
8   label->setText("Hello, Qt");
9   label->show();
10   return app.exec();
11 }
Ketik souce code tersebut kemudian simpan dengan extensi *.cpp pada sebuah directory baru, misalnya pada directory ./helloqt/main.cpp.
Untuk mengkompilasi source code tersebut, jalankan perintah berikut malalui Terminal atau bash:
$ qmake -project       -> akan membuat file helloqt.pro (sesuai nama directory
$ qmake -makefile      -> Akan menggenerate Makefile
$ make                 -> Untuk mengompilasi program
Setelah di kompilasi, (Asumsi tidak ada pesan Error) maka akan ada sebuah file binary yang namanya sesuai dengan nama foldernya (dalam contoh ini file helloqt) yang merupakan file binary output kompilasi. Anda tinggal mengeksekudi file binary tersebut untuk dapat menjalankan program.
$ ./helloqt
dengan contoh hasil:
Hasil eksekusi -from Facebook Hasil eksekusi -from Facebook
Berikut adalah penjelasn dari program tersebut:
Baris ke-1 dan 2 adalah pendefinisian header yang menampung kelas QApplication dan QLabel. Dalam setiap aplikasi Qt, kelas QApplication ini harus disertakan. Objek dari kelas QApplication ini harus dibuat sebelum objek-objek dari kelas lain dibuat (di dalam fungsi main).
Baris ke-4, fungsi utama program. Dalam bahasa C++ fungsi main ini harus dibuat, jika tanpa fungsi main maka program tersebut tidak akan bisa dieksekusi.
Baris ke-5, adalah pembuatan objek app dari kelas QApplication. Konstruktor kelas QApplication ini membutuhkan dua parameter yakni argc dan argv. Parameter ini digunakan untuk menampung argumen Command Line.
Baris ke-7, pembuatan sebuah widget dari kelas QLabel yang akan digunakan untuk menampilkan tulisan “Hello, Qt” (baris ke-8). Dalam Qt, Widget dikenal sebagai elemen Visual dalam sebuah user interface. Ada banyak jenis, jenis widget yang disediakan oleh Qt diantaranya yakni QPushButton untuk membuat Push Button, QLineEdit untuk membuat Line Edit, QMenuBar untuk membuat Menu dan masih banyak widget-widget lainnya. Dalam Qt, tidak hanya QMainWindow dan QDialog saja yang bisa dijadikan window aplikasi. Hampir semua widget dalam Qt bisa dijadikan window aplikasinya masing-masing. Seperti dalam contoh ini, widget dari QLabel akan dijadikan sebagai window aplikasi ini.
Baris ke-9, memanggil methode show() dari kelas QLabel untuk membuat objek label bersifat visible. Setiap objek dalam Qt selalu dibuat dengan status hidden, sehingga bisa dikonfigurasi sebelum ditampilkan.
Baris ke-10, merupakan fase kontrol dalam aplikasi Qt. Pada bagian ini, program memasuki event loop dimana program menunggu signal dari user misalnya seperti singal Mouse di klik atau suatu tombol ditekan. Pembahasan mengenai signal-signal ini akan kita bahas pada tutorial berikutnya.
Sumber : http://kumachii.wordpress.com/2009/06/11/qt-tutorial-i/


Poskan Komentar